Oleh: sumadiklaten | 30 September 2008

Alhamdulillah

Alhamdulillah setelah menempuh perjalanan 14 jam di udara, saya sampai di bandara Frankfurt Jerman dengan selamat. Pesawat kami Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 006 berangkat dari Bandara Sukarno Hata Jakarta jam 19.45 wib dan tiba di Kuala Lumpur Intl Airport jam 22.45 waktu setempat (21.45 wib).  Setelah transit sekitar dua jam, kami bertolak kembali pukul 01.00 waktu setempat.  Perjalanan malam yang cukup melelahkan, karena Kuala Lumpur-Frankfurt kami tempuh selama 12 jam. Kami tiba di Frankfurt jam 07.00 waktu frankfurt (12.00 wib).  Selanjutnya  perjalanan dilanjutkan dengan mobil sejauh 300 km ke Wilkomen haus, Saarbrücken selama 3 jam.   Kami tinggal di asrama yang bagus (menurut ukuran saya), karena satu kamar untuk seorang, ada  televisi, ada kamar mandi, ada meja belajar, lemari pakaian.  Dalam satu hunian (semacam appartemen) terdiri empat kamar dengan satu dapur untuk berempat.   Senin sampai jumát kami mendapatkan makan dari kantin yang memang disediakan untuk para perserta pelatihan, sedangkan untuk sabtu dan minggu kami harus masak sendiri. Saat ini sedang ramadhan, kami semua berpuasa kecuali Pak Sagana dan Pak Ari (beliau penganut katholik). Alhamdulillah pengelola kegiatan, walaupun non muslim, mereka paham betul tentang kita.  Mereka sediakan khusus menu untuk kita, pada jam-jam tertentu kita ambil makanan lalu kita simpan di kulkas. Pada waktu buka dan sahur kita panasi dulu dengan mikrowave sebelum dimakan.  Mereka juga menyediakan jadwal imsakiah untuk untuk wilayah saarbrucken. Saat ini di saarbrucken sedang akan memasuki musim gugur, sehingga matahari muncul dalam rentang waktu yang cukup panjang.  Imsak jam 04.25 (09.45 wib) sedangkan buka jam 20.13 (01.13 wib). Kegiatan kami untuk minggu ini adalah introduction module.  Dalam kegiatan ini kita akan mendapatkan kesempatan untuk mengenal Jerman dll.  Seperti siang tadi kami diajak melihat pusat kota saarbrucken. MasyaAllah kota sebesar itu, bersihnya luar biasa!  Bahkan air sungai Saar yang lebarnya hampir sama dengan bengawan Solo terlihat biru dan jernih. Indah sekali di tepiannya tertambat kapal-kapal yang bagus pula, apalagi itu dilihat ditengah kemegahan bangunan-bangunan kota yang tertata harmonis antara yang modern maupun yang klasik. Demikian sedikit yang bisa saya ceritakan, mohon doa restunya mudah-mudahan Allah memberi kami kekuatan, kesehatan dan kemudahan, sehingga dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai. InsyaAllah lain waktu kami ceritakan lagi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: