Oleh: sumadiklaten | 10 Oktober 2008

Wilkommen in Mannheim

“Willkommen in Mannheim”, begitu sambutan pertama yang kami terima dari Frau Gusman, staff Inwent di Mannheim, begitu pintu bus yang membawa rombongan Indonesia terbuka.  “Liegten Sie bitte, ihre Tassen in die Rezeption, und gehen sie zu Kafetaria. Da trinken sie aiene tee order kafe”, lanjutnya.  Kami pikir kenapa nggak langsung disuruh bawa barang ke kamar dulu? Lalu di bilang:”Entschuldigen Sie bitte, ihre raumen sind noch nihct aufräumen”. Oh, ternyata kamar kami belum selesai dibersihkan/ditata.  Sebenarnya rombongan saya berangkat tepat waktu, Rabu, 1 Oktober 2008 jam 08.30 dari Saarbrücken. Walaupun jalan tol lebar dan cukup lengang sopir kami juga nggak pernah ngebut melebihi kecapatan maksimal 100 km/jam, sehingga kai tiba sesuai perkiraan: jam 10.00.  Sayang sekali penghuni sebelumnya terlambat berbenah dan keluar dari kamar, sehingga petugas Aufräumen kelabakan juga ngelihat saya dan rombongan sudah berbondong-bondong. 

Staf Inwent merasa sangat bersalah dengan kejadian tersebut.  Sebagai bentuk tanggungjawabnya, berulangkali dia minta maaf.  Padahal kata saya dalam hati, “Yang kayak gini sudah biasa Indonesia, nggak usah dipikirin banget-banget…. Frau”, he he he.  Setelah itu rombongan duduk-dukuk di lobi, tapi saya langsung saja ke ruang komputer untuk melihat-lihat situasi. Jam 12.00 jadwal Mittagessen, kami kembali ke kafetaria untuk makan siang.  Selesai makan, kamar udah siap, “Achtung, achtung bitte komen sie hier auf dem Rezeption”, kata Frau Gusman meminta kami menuju ke depan ruang resepsionis. Kemudian dia membacakan nama dan nomor kamar kami satu persatu. “Herr Sumadi, vierhundertfünf” kata petugas. Maksudnya nomor kamar saya empatratuslima, “Danke schon”, jawab saya sambil menerima kunci kamar. Seteleh semua peserta menerima kunci kamar, “Bitte gehen sie zu ihre raumen” kata petugas sambil sekali lagi minta maaf atas kejadian itu.  

Alhamdulillah, …. kami dapat kamar yang lebih bagus dari di Saarbrücken. Satu kamar sendiri, ada lemari pakaian,  meja belajar, telpon yang bisa dipanggil langsung dari Indonesia (tapi nggak bisa nelpon keluar gedung Inwent), radio,  kamar mandi/toilet, dan heichung. Tersedia satu televisi untuk bersama satu lantai (20 kamar) yang ditempatkan di dapur sekaligus ruang makan.  Masing-masing peserta mendapat satu loker tempat menyimpan bahan makanan kering dan satu laci kulkas untuk bahan makanan yang perlu pendinginan. Sama dengan di Saarbrücken, kami hanya mendapat makan di kafetaria dari senin sampai jum’at.  Sabtu dan minggu kami harus masak sendiri.  

Saya bersama tujuh orang Indonesia bergabung untuk masak bersama. Dengan begitu ternyata lebih murah.  Cukup dengan 5 Euro per orang, bisa buat makan selama dua hari. Sebenarnya kalo boleh kami lebih suka diberi uang saku seperti sabtu minggu saja setiap hari. Biar lebih irit dan masakannya lebih sesuai dengan selera Indonesia, tapi tidak boleh karena dikhawatirkan kita jadi terlalu sibuk ngurusin masak memasak, konsentrasi belajarnya malah terganggu.  Selain itu, disini ada dua buah ruang komputer masing-masing terdapat duabelas unit PC yang terkoneksi dengan internet, ruang mesin cuci, ruang fitnes, dan perpustakaan. Semua itu boleh digunakan secara mandiri dan gratis. Kami cukup menunjukkan kartu identitas (atau meninggalkannya, misalnya untuk ruang komputer) yang disiapkan khusus kepada petugas respesionis, kemudian diberi kunci ruangnya. Setelah selesai kembalikan kunci, kartu identitas dikembalikan.

Secara umum kondisi alam di Mannheim tidak berbeda dengan di Saarbrücken.  Selama seminggu ini suhu udara berkisar 11 – 15 derajat Celsius pada pagi-sore hari.  Pada malam hari bisa mencapai sekitar 5 derajat Celsius, apalagi kalo hujan dan angin, bisa lebih dingin.


Responses

  1. Asslm….
    salam kenal Pak… sy dewi dari makassar, sy tadix mencari bacaan tentang mannheim, ketemu blog bapak, ternyata bapak alumni inwent… skrg sy di mannheim ikut program inwent juga dengan jurusan multimedia. saya ingin banyak belajar melalui blog bapak… mohon bantuanx… vielen Dank ^_^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: