MATEMATIKARIA

Pada halaman ini pembaca bisa mencoba mengerjakan kuis-kuis matematika ringan atau membaca humor-humor matematika: 

Surat Cinta Ala Matematikawan

Untuk yang tersayang

Tiga minggu lalu …

Untuk pertama kalinya kulihat kau berdiri tegak lurus lantai

Kulihat alismu yang berbentuk setengah lingkaran dengan diameter

4 cm

Saat itulah kurasakan sesuatu yang lain dari padamu

Kurasakan cinta yang rumit bagaikan invers matriks berordo 5×5

Satu minggu kemudian aku bertemu kau kembali…

Kurasakan cintaku bertambah,

bagaikan deret divergen yang mendekati tak hingga

Limit cintaku bagaikan limit tak hingga

Dan aku semakin yakin,

hukum cinta kita bagaikan

hukum kekekalan trigonometri sin2+cos2 = 1

Kurasakan dunia yang bagaikan kubus ini menjadi milik kita berdua

Dari titik sudut yang berseberangan,

kau dan aku bertemu di perpotongan diagonal ruang

Semakin hari kurasakan cintaku padamu

bagaikan grafik fungsi selalu naik yang tidak memiliki nilai ekstrim.

Hanya ada titik belok horizontal yang akan selalu naik

Kurasakan pula kasihku padamu

bagaikan grafik tangen (90o < x < 270o)

Namun aku bimbang…

Kau bagaikan asimtot yang sulit bahkan tidak mungkin kucapai

Aku bingung bagaikan memecahkan soal sistem persamaan linear

yang mempunyai seribu variabel dan hanya ada 100 persamaan

Bahkan ekspansi baris kolom maupun Gauss Jordan pun tak dapat

memecahkannya

 

(Diambil dari http://charleschris tian.wordpress.com/2008/03/08/surat-cintamatematika/)

———————————————————————————————–

BENARKAH 1 = 2 ………?

X2 = X2
X2 – X2 = X2 – X2 (masing-masing ruas ditambah dengan – X2)

X(X-X) = (X-X)(X+X) (Ingat! X2 – Y2 = [X – Y] [X + Y] )

X = X+X

X = 2X

maka 1 = 2

 

Benar atau salah? Jika salah, dimana letak kesalahannya?

—————————————————————————————————–

 

DIMANA BAPAKNYA………?

Umur ibunya 21 tahun lebih tua dari anaknya. Enam tahun kemudian, umur ibunya lima kali lipat umur anaknya.
Pertanyaannya:
Dimana Bapaknya sekarang?

 

 

Responses

  1. hmmm
    x2=x2 (1, benar)
    x2-x2=x2-x2 (2, salah karna sama sehingga dihasilkan 0)
    menyebabkan langkah slnjtnya salah

    pabila (x-x)/(x-x) tetap 0 karena x-x sudah menyisakan 0, menyebabkan 0/0 tetap 0 dan masih terdefenisikan

    bilangan yg sama dikurangi dgn dirinya =0

    betul ngk ya???

    bagaimana bila
    x2=x2
    x2+x2=x2+x2 (ditambahkan x2)
    x(x+)=(x+x)2
    x=1pangkat2
    x=1
    apakah x selalu bernilai satu?
    dimakah salahnya?

    salam kenal

  2. bapaknya,,lagi dirumah&gy gali sumur…

  3. Salam kenal kembali Bapak/ibu Hananacaraka.
    Betul sekali, anda hebat!

  4. X(X-X)=(X-X)(X+X) (benar) (1)
    =>
    X=X+X=2X (salah) (2)

    Kenapa?
    Logika yang dipakai adalah:
    X(X-X)/(X-X)=(X-X)(X+X)/(X-X) (3)
    =>
    X=X+X=2X (4)

    Letak kesalahannya pada (3), (X-X)/(X-X) tidak sama dengan 1, akan tetapi UNDEFINED.

    Begitu ya Pak?

    Salam kenal.

    Hanacaraka2003

  5. X akan sama denga 2X kalau X nya sama dengan 0 tapi kalau selain 0 gak berlaku
    X nya harus dibatasi dengan selain 0

  6. tidak benar kaliiii..karena ada min dan pangkat.
    x kuadrat dan 2X…
    bapaknya di kamar… heeee
    aku inget ketika pak madi cerita lucu tentang orang jualan..wong edan-wong pedan dll

  7. bapaknya lagi di jerman kaliii!!!!!

  8. Ini serius, bisa dinalar dengan matematikaria. Silakan dicoba lagi.

  9. Di surga kali !!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: